oleh Firanda Anda pada 15 Desember 2011 pukul 21:01
Tuhan, dimanakah Engkau berada,
Darah mereka telah bercucuran,
Tangis mengalir sedih menetes kepiluan,
Nyawa 30 orang telah meregang menyakitkan,
Tuhan, Sedihnya negeri ini,
Sia-sia setiap keindahan ditangan manusia,
Nafsu angkara mencemari tanah dan air dinusantara,
Bidai itu kosong oleh kotornya kehidupan,
Tuhan, masihkah ada kebenaran,
Tangan-tangan yang menciptakan keadilan,
Perahu bangsa telah porak poranda dikaki kita,
Nasib pertiwi menunggu sialnya saja, Hancur dipenjuru mata,
(firanda, Pontianak, 8:56 PM. 15 Desember 2011)
0 komentar:
Posting Komentar