Jumat, 06 Januari 2012

"Kisah Rakyat Jelata"


oleh Firanda Anda pada 3 November 2011 pukul 15:16

Birokrasi berbercak lumpur,
Bau amis di meja terlihat kotor,
Tinta-tinta polpen ternyata perlu pelicin,
Secarik kerta kau hargai puluhan dollar,

Rupiah ini yang mereka  genggam,
Sudah berapa tetes keringat membanting tulang,
Dokumen rakyat kau bilang dokumen rahasia,
Hak publik dijadikan milik negara,

Lanun berumah istana,
Beraninya merampok rakyat jelata,
Berwajah nista coba tersenyum bangga,
Matilah engkau bersama angkara murka,

Dosa-dosa sudah seperti pahala,
Berlaku Kejahatan laksana jalan kesurga,
Memberi makan keluarga dengan jalan aniaya,
Dusta di bibir membuatmu duduk di singgasana,

Kami Kecewa,
Masyarakat itu duduk nestapa,

(firanda,pontianak, 2:08 PM. 3 November 2011)

0 komentar:

Posting Komentar