Lara panas di tengah hari,
Ternyata mendung menyelimuti bumi,
Langkah kaki terus mengikuti hati,
Tapi mata terhalang matahari,
Ini Api telah menyulut perasaan,
Membakar asa yang kering kerontang,
Angin Selalu bertiup kerinduan,
Awan membawa kenangan,
Apabila getar itu engkau sambungkan,
Damai bathin kini tersiramkan,
Bahagia pasti kita rasakan,
Badai akan dilupakan,
(firanda, Pontianak, 12:49 pm. 21 nOVEMBER 2011)
0 komentar:
Posting Komentar