Minggu, 01 Januari 2012

( Perempuan-perempuan meradang )


oleh Firanda Anda pada 21 Desember 2011 pukul 19:00

 Lelah sudah mereka melihat kehidupan,
Para wanita menangung beban,
Bukan air mata tapi sakitnya perasaan,
Ribuan kaumnya terkapar oleh kekerasan,

Intimidasi terhadap suami, intimidasi langsung pada istri,
Dipojok hutan kayu belantara digubuk sederhana .
Pada tanah   sendiri ibu meneteskan air mata,
Puluhan suami terpasung aparat, ditangkap,

Kebun-kebun  itu  berdiri  bagai hamparan padi,
Jerit anak negeri,  Sehasta tanah hilang, dua hasta dirampas,
Perlawanan membakar padang ilalang, menyebar dihati pahlawan yang garang,
Hari ini, esok menanti perempuan gunung datang untuk meradang,
membela anak dan suami ,  datangmu membawa Api Tuhan,

(firanda, Pontianak, 6:45 PM. 21 Desember 2011)

0 komentar:

Posting Komentar