oleh Firanda Anda pada 24 Oktober 2011 pukul 12:54
Suara Darimu Ayah ibu.
Rasa rindu terus bergelantung,
Nasehat keduanya selalu terdengar,
Marah atau Sayang menyatu tanda kecintaan,
Tangan yang kasar dan halus menyentuh perlahan,
Pipi ini telah terukir jari, bibir belaian menyenangkan,
Kalian tetap menanamkan budi perkerti cara perlahan,
Walau air matamu tak terlihat, suka duka ditutupi senyum bersahaja,
Aku tak bisa menulis cintamu, Ayah ibu,
Aku tak bisa berkata atas sayangmu,Ayah Ibu,
Aku tak bisa mengungkap rindumu, Ayah Ibu,
Aku tak bisa menahan Air mata untukmu, Ayah Ibu,
Disini aku menghadap pada Tuhanku, Menatap Ayah Ibu,
(firanda, Pontianak, 11:44 AM, 24 Oktober 2011)
0 komentar:
Posting Komentar