oleh Firanda Anda pada 24 November 2011 pukul 21:10
Para pencari makna mengembara,
Menyusuri malam dan siang bagai menjemput kematian,
Merenung setiap peristiwa coba berbahasa sastra,
Mengungkap garis kehidupan pada tapak tangan,
Burung-burung terbang di udara,
Hinggab tanpa rasa aman,
Setiap detik ada kematian,
Kini rimba sudah berubah warna,
Bidadari menari di atas pelangi,
Awan kini bercampur arang belerang,
Hujan berubah berwarna merah,
Tanah telah menjadi bara api,
Membakar...Menghanguskan,...menjadi abu..
( firanda, pontianak, 9:07 PM. 24 November 2011)
0 komentar:
Posting Komentar