oleh Firanda Anda pada 24 Agustus 2011 pukul 22:06
Panasnya Matahari,
Pasir kugengam membara,
Tanah kuinjak membelah kering,
Udara kuhisap terasa kering merontang,
Ah neraka ini,
Sebab sudah mata sang kodok,
Merintih lagi pohon dan ranting,
Rumputpun tertunduk lesu,
Cukupkah hanya do'a,
Bisakah hanya bicara,
Sesajian apalagi untuk memanggil dewa,
Hus..dengusku pada logika, Ini ulah kita,
(firanda,Ketapang, 8:57 PM. 24 agustus 2011)