oleh Firanda Anda pada 2 November 2011 pukul 20:10
Majikan itu berkata kepada Jongosnya,
"Hei kau, Uang adalah segalanya"
"Dengannya aku dapat beli jiwamu'
"Bersama uang aku dapat raih kekuasaan"
"Uang dapat membeli harga diri dan kehormatanmu"
si jongos terdiam....
Terlihat diwajah majikan ada dendam,
Kemiskinan dulu pernah dirasakan,
Kepapaan seperti jurang neraka terdalam,
Siksaan dulu ingin dia balaskan,
Kenestapaan dulu coba dia umbar laksana ancaman,
Dia membenci kemiskinan,
"Si jongos berkata dalam diam'
"Apakah aku layak seperti tuan,
"Mengumbar dendam dengan dendam"
"Tertindas membalas Menindas"
"Penghinaan dengan Penghinaan pula"
Mengapa amarah ada pada Tuan,
(Ujarnya membatin)
Si majikan puas mengungkapkan perasaan,
Si Jongos dapat menerima Hikmah kebijaksanaan,
Tuhan telah memberi pelajaran pada Tuan dan jongos dikehidupan,
Esoknya mereka saling mengerti apa itu perasaan,
Epidsaode manusia dipelataran dunia,
Api dan Air saling menjaga,
Matahari dan bulan selalu bersama,
Duka dan Cinta, masihkah bermakna,
(firanda,Pontianak, 7:00 PM. 2 November 2011)
0 komentar:
Posting Komentar