Sabtu, 07 Januari 2012

"GADIS MODEM'


oleh Firanda Anda pada 18 Oktober 2011 pukul 13:02

Sudah lama aku meninggalkan kebiasaan rilexku, membaca sedikit dari sebuah buku, pagi yang cerah ku kira akan baik pergi kesebuah Perpustakaan, roda motorpun berputar, suara kenalpot motor tak tertahankan, gas pun dikencangkan, menyusuri jalan A Yani yang ramai dengan berbagai tipe kendaraan, lalu lalang melintas di kaca spionku.
Akhirnya sampai ditempat yang dituju, keadaan perpustakaan tidak ade pengunjung , mungkin terlalu pagi, namun pegawai perpustakaan sudah ada di tempat, setelah mengisi daftar afsen, tas diletakkan, masuklah aku keruang buku, berak-rak buku tampak, menahan nafas aku, kalau membaca semua buku ini kira-kira berapa lama ya ? gumamku.
Perlahan kudekati rak buku yang dituju, kuambil beberapa buku, duduk aku menghadap pintu masuk ruang perpustakaan, semua ini kulakukan agar dapat melihat pengunjung, siape tahu ade yang aku kenal, dengan begitu sangat mudah aku menyapanya. Duduk aku bagaikan prof atau DR di bangku paling belakang, bolak balik halaman, bacanya sikit-sikit  jak,tak lama kemudian datang pengunjung, satu, dua, tiga empat…hampir ramai perpustakaan, semakin siang pengunjung bejubel tapi tidak kayak pasar.

Tanpa terasa ada yang duduk disampingku, kulihat berjarak satu bangku, seorang  gadis berjilbab, kulihat dia sibuk membuka buku, menghidupkan Notebook, kupandangi dia tersenyum akupun ikut tersenyum, masih kami dengan buku-buku di atas meja, penasaran, aku bertanya padanya” Dek. Hospotnya  ada disini” Dia pun menjawab” Ada bang”, diam lagi kami, sibuk lagi dengan buku-buku yang dipegang tangan, sekali lagi aku bertanya” Paswoodnya dengan siapa dek, penjaga di depan atau ada ruang lain,” Si adek menjawab” Pakai Modem bang,” Sambil tertawa.hehehehehe,  aduh fikirku, kena kerjaian lagi nih oleh  gadis ini, tertipu oleh mahasiswi.

Lama juga aku termenung, setelah beberapa buku telah dibaca, akhirnya selesai juga tujuan yang dimaksud, kulipat buku, buku –buku bacaan diletakkan, kusapa dia” Hei adek, Gadim Madem, sinyalnya jangan sampai diambil orang ya,” diapun “Iya bang,” Sambil tertawa hehehehhe.
Akupun pulang membawa cerita pendek yang menyenangkan ini,
(firanda,Pontianak. 11:56 AM. 18 Oktober 2011)

0 komentar:

Posting Komentar