oleh Firanda Anda pada 12 Oktober 2011 pukul 7:09
Si punggukpun merindu bulan,
Mengagumi keindahan dari kejauhan,
Memuja namanya dalam sunyi diam,
Kesukaan kepada dia tak ditampakkan,
Siang malam menyanyikan lagu asmara,
Dentingkan senar gitar tentang cinta,
Lukiskan wajah pada relung jiwa,
Bahagia dibawa senyum dan tawa,
Matahari telah menghapus kasmaran,
Bulan kini telah pergi meninggalkankenangan,
Tersisa hanya harapan semoga malam segera datang,
Syair-syair pemujaan dibuat diwaktu siang…dan cahaya menyilaukan,
(firanda,Pontianak. 12 Oktober 2011, 6:00AM)
0 komentar:
Posting Komentar