Kamis, 13 Januari 2011

"Tepian Muare ulakan "

oleh Firanda Anda pada 12 Januari 2011 jam 14:19

Kutatap sungai berkelok-kelok,
Air mengalir dari hulu menuju ke muara,
Di atas bale-bale di bawah atap daun berumbai,
Termenung aku sendiri menatap keindahan diterang senja,



Masih juga kosong,
Relung hati tanpa rasa,
cinta adalah muara jiwa,
Dua insan mengisi perasaan,



Kepada angin tak berwujud,
Untuk air yang sudi mengisi lekuk ruang,
Wahai tanah tempat raga bersimpuh berbaring,
Setiap anugerah akan aku genggam sebab karunia Tuhan,


(firanda(.......)pontianak. 2:14 PM.  12 Januari 2011)

0 komentar:

Posting Komentar