oleh Firanda Anda pada 29 Desember 2010 jam 22:19
kulihat wajah yang terluka,
Perasaan mereka terasa hampa,
Kerutan rupa yang hilang keringatnya,
Kini hanya orang tua yang bertahan,
Mereka meneriakkan perlawanan,
Sebidang lahan untuk keturunan,
Tanah yang hampir terampas,
Tertindas oleh kekuasaan dan abdi hukum,
Dibentak dan diancam tanpa perasaan,
Orang tua yang baik dinistakan,
Masihkah harapan itu ada tuhan,
Mereka yang tua terlalu lelah untuk berjuang,
Anak-anak muda sibuk dengan kesenangan mereka,
Yang tersisa hanya do'a tanpa air mata yang kering oleh usia,
Semangat ibu ini masih terasa melekat didada,
Sesak bathinku berkata"Timpakan bencana pada mereka yang menistakan"
(firanda(....)Pontianak. 10:17 PM.29 Desember 2010)
0 komentar:
Posting Komentar