oleh Firanda Anda pada 03 Januari 2011 jam 1:11
Hembusan nafasku,
Beriring NamaMu dan Nama dia,
Benih cinta tanpa sadar tumbuh nyata,
Hati bergetar saat mereka menyebut adinda,
Kularutkan setiap rasa,
Kucampurkan setiap penjiwaan,
Menangkap cahaya agar berdampingan cahaya,
Bersama Nur sifa memanggil kasih dan sayang sebagai hamba,
Masih tetap menunggu,
Setiap hari membersihkan kaca,
Dinding raga selalu menghalangi perjumpaan,
Disana engkau menanti bersama dendam rindu membara,
(firanda(......)Pontianak. 12:39 AM. 3 Januari 2011)
0 komentar:
Posting Komentar