oleh Firanda Anda pada 28 Desember 2010 jam 1:35
Putri rembulan,
Setia menunggu malam,
Menari dan bernyanyi disinar bulan,
Temannya hanyalah cahaya,
Saat orang tertidur,
Ketika itu engkau terjaga,
Berselendangkan kain seadanya,
Duduk memuji DIA yang maha pencipta,
Suara halus tak terdengar,
Lembut penuh kesantunan insan,
menangis ia mengingat tuhan dan nabi tersayang,
Dibilik peraduan, pipinya memerah sembab oleh air mata,
(firanda(.....)Pontianak. 1:12 AM. 28 Desember 2010)
0 komentar:
Posting Komentar