oleh Firanda Anda pada 19 Desember 2010 jam 8:27
Telah kuminum racun sastra,
1000 gelas kata bermerek dahaga,
Mabuk seluruh jiwa merasakan cinta,
Terkapar aku meronta-ronta dijalan asa,
Manisnya lagu,
Bibir bersisa madu surga,
Setiap ucapan merayu mendayu,
Melayang raga mengembara mencari makna,
Tinta huruf tertumpah,
Bercat merah membasahi logika,
Berdetak jantung mengalir darah kerinduan,
Terhampar hati dilangit berawan mendung,
(firanda(......)Pontianak. 10:30 PM. 18 Desember 2010)
0 komentar:
Posting Komentar