oleh Firanda Anda pada 15 Desember 2010 jam 14:16
Suara wanita,
Perempuan dengan logika,
Argumen berurut tragedi nyata,
Lantang bahasa menggigit seluruh jiwa,
Semangat itu membakar,
Menyalakan qolbu-qolbu berdiam,
Menggaris batas salah dan benar,
Matahari menyentuh kulitmu,
Disini kami sampaikan,
Jerit resah rakyat pedalaman,
Mereka tersiksa bathin sangat dalam,
Gelombang pantai hambar ditelinga kebangsaan,
(firanda(.....)Pontianak. 11:10 AM. 15 Desember 2010)
0 komentar:
Posting Komentar