oleh Firanda Anda pada 03 Januari 2011 jam 0:17
Senyum wajahmu,
Berseri menyimpan aura,
Pesona merah mengikat rasa,
Termangu berdiri tanpa berkedip mata,
suaramu terlalu halus,
Lembut memanggil jiwaku,
Logika hampa oleh rupa jelita,
Mati semua rasa dibunuh naluri cinta,
Kini kerinduan tuk berjumpa,
Sekali saja meneguk air asmara,
Biarlah aku buta keindahan jelita berbeda,
Hatiku gundah qolbu terus merana menggugah ArasyNya,
(Firanda(......)Pontianak. 12:11 AM. 3 Januari 2010)
0 komentar:
Posting Komentar