oleh Firanda Anda pada 23 Desember 2010 jam 15:54
Disini aku duduk, didepan jendela, bersama kopi dan sebatang R...., dari balik kaca aku memandang keluar jendela, yang aku lihat hanya deretan kendaraan yang mengisi halaman rumah, rumput yang cukup tinggi, sementara suara burung terus bernyanyi di atas pohon Akasia.
Tak lama kemudian, kuperhatikan seorang ibu muda berjalan dengan seorang anak perempuannya, sang anak menggunakan sepeda, mungkin sedang belajar sepeda, terkbukti ibu muda tersebut selalu mengarahkan anaknya, sekali-kali memegang sepeda untuk menahan keseimbangan anak perempuan itu.
Terlihat wajah ibu muda itu keletihan, mungkin habis berjalan disekitar komplek serta melayani dan membimbing anaknya berkendaraan,keringat terlihat keningnya, pipinya dan sesaat menyeka rambutnya, tatapannya penuh kasih sayang kepada buah hati anak kesayangan, ketika anaknya melaju sang ibu tertinggal berjalan dengan perasaan gembira dan cemas.....
Terdengar suara ibu muda itu terbawa angin ketelingaku,
Ibu muda berkata: Ayu jangan laju laju ya nak...., Pelan-pelan saja ya nak bersepedanya, Hati-Hati ya nak nanti jatuh, Sang anak hanya tertawa, tersenyum dan bangga pada ibunya bahwa ia sudah bisa bersepeda. Indahnya terlihat, menyentuh rasa kalau ditatap keduanya, ada bahagia diantara mereka berdua ibu dan anak.
Mungkin sang Suami atau ayah anak itu tidak melihat kebahagiaan mereka, mungkin juga tahu keadaan sausana itu berdasarkan cerita anak atau istrinya,"Ayu sudah bisa bersepeda".ternyata Allah memberikan bahagia setiap orang dengan cara dan bentuk yang berbeda. Melihat itu rasanya aku harus bersyukur lebih banyak dan banyak lagi.
Akhirnya keduanya pergi dari pandanganku, pandangan seluas jendela rumah ini. Ya Allah semoga aku diberi kesempatan melihat kebahagiaan seperti ini atau lainnya yang membuat semua bahagia. amin.
(firanda(.....)Pontianak. 3:15 PM. 23 Desember 2010)
0 komentar:
Posting Komentar