oleh Firanda Anda pada 23 Desember 2010 jam 23:03
Masih teringat janji itu,
Saat kita mengukir kata setia,
Selama ini aku menungu nunggu,
Namun dihatiku terasa hanya satu cinta,
Tapi kini terlarut air lautan,
Tersisih bathin terluka perih,
Terkunci qolbu berkarat air mata,
Tertimbun embun pagi yang membekukan jiwa,
Senyummu mencairkan rasa,
Kalian datang mengenalkan indahnya cinta,
Memberikan desir-desir keriduan yang telah hilang,
Allah telah membuka kunci hati lama telah menutup rapat,
Bulan ku hilang telah kembali....bersamamu.mengisi relung hati.
(firanda(.......)Pontianak. 10:45 PM. 23 Desember 2010)
0 komentar:
Posting Komentar