oleh Firanda Anda pada 17 Desember 2010 jam 19:40
Perempuan itu jelita,
Sekali pandang rasa bisa tertawan,
Senyumnya berubah sesuai perasaan,
Berada dekat dia qolbu kelimpungan,
Lebih baik pejamkan mata,
Tergoda membawa penyakit jiwa,
Hari-hari dipenuhi wajah merah merona,
Tintapun habis memujinya berbahasa cinta,
Meredam asmara,
Meredakan gejolak kasmaran,
Menahan mulut untuk ungkap kasih sayang,
Butir-butir asa membeku jadi mutiara,
Oh......Cinta.
(firanda(......)Pontianak. 7:01 PM. 17 Desember 2010)
0 komentar:
Posting Komentar