oleh Firanda Anda pada 20 Oktober 2010 jam 19:47.
Wahai dinding dan tembok,
Redamlah suaraku mengugat,
Jadilah papan untuk ditulis isi fikiran,
Sebagai pengingat pendapat serta keresahan,
Menatap engkau disini,
Memandang setiap goresan,
Tersenyum memandang perbuatan tangan,
Huruf serta gambar telah kulukiskan.
Terkadang sedih,
Karya ini akan terhapus,
Termakan oleh tuntutan ruang,
Tergusur disebabkan pembangunan,
(firanda(....)Pontianak. 4:25 PM. 20 Oktober 2010)
Kamis, 21 Oktober 2010
"Wahai Dinding"
Diposting oleh
Voice Of Borneo
di
01.24
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
0 komentar:
Posting Komentar