Dan engkau yang membakar,
Api yang kau sulut menyala panas,
Tanah, air, api dan udara hangus tinggalkan gosong,
Sirnalah segala bentuk wujud yang kita banggakan didunia,
Arang 4 unsur telah diminum,
Menyatu dalam bentuk wacana,
Menjelmalah kehidupan atas nama nyawa,
Tersungkur bersujud semua cipta pada yang Mulia,
Ketika pintu tertutup,
Saat jiwa dibungkus jasad yang hina,
Buah asa menjelma perbuatan ternyata menghukum kita,
Merabalah dijalan tanpa cahaya ditengah debu jiwa menutup qolbu,
(firanda(…..)Pontianak. 5:07 PM. 23 Oktober 2010)
Sabtu, 23 Oktober 2010
"Pintu Menutup Cahaya"
Diposting oleh
Voice Of Borneo
di
03.09
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
0 komentar:
Posting Komentar