oleh Firanda Anda pada 20 Oktober 2010 jam 22:12.
Duduk menyendiri,
Bersandar pada sebuah tiang,
Tatapan mata jauh diujung penantian,
Dibawah naungan sebuah mihrap,
Kemudian dengus nafas tertahan,
Beberapa penyesalan bergelantungan,
Beban perasaan perlahan memakan kehidupan,
Sekali-kali berkerut keningnya mencari jalan keluar menyenangkan,
"Tuhan" dia berdo'a,
"Sampaikanlah senyumanku padanya"
"Katakan aku masih mencintai dia"
"Seterusnya selalu tetap setia"
(firanda(....)Pontianak.10:09 PM. 20 Oktober 2010)
Kamis, 21 Oktober 2010
"Dia Berdo'a"
Diposting oleh
Voice Of Borneo
di
01.20
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
0 komentar:
Posting Komentar