Firanda Anda pada 14 Oktober 2010 jam 22:29.
Tak ada sebuah nota,
Bahasa politispun sirna,
wajah mereka bermuka dua,
Sedang 2 orang duduk terpenjara,
Nasib si petani, Meringkuk dalam jeruji,
Bahagia telah hilang, Ayah mereka telah pergi,
Murung wajah anak, galaunya seorang istri,
Pistol membuat sepi, Jalanan desa menjadi sunyi,
Pulang kekota,
Banyak tanya mengisi kepala,
Perasaan mengisi asa tentang rakyat jelata,
Kapankah mereka bisa bersuka cita, Ceria seperti biasa,
(firanda(.....)Pontianak. 10:16 PM. 14 Oktober 2010)
Kamis, 21 Oktober 2010
"Nota Untuk Petani"
Diposting oleh
Voice Of Borneo
di
02.21
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
0 komentar:
Posting Komentar