Firanda Anda pada 14 Oktober 2010 jam 12:44.
Telah ditoreh luka sangkurmu,
Tertulis darah didada orang desa,
Menangis pahit ibu keluarga semenda,
Anak-anak kecil berlarian ketakutan,
Gegap gempita langkah sepatu,
Teracung laras senjata diujung langit,
Mondar mandir di jalan setapak perkampungan,
Bersembunyi rakyat kecil dirumah berdinding papan,
Rasa takut,
Tangis terdiam,
Tak ada suara kecuali jangkrik hutan,
Teror telah membuat mereka berkabung perasaan,
(firanda(....)Pontianak. 12:36 PM. 14 Oktober 2010)
Kamis, 21 Oktober 2010
"Tangis Terdiam"
Diposting oleh
Voice Of Borneo
di
02.29
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
0 komentar:
Posting Komentar