oleh Firanda Anda pada 19 Oktober 2010 jam 22:12.
Terdengar raung buldozer,
Rimba yang sunyi menjadi hiruk pikuk,
Penghuni hutan berlarian pontang panting menyelamatkan diri,
Tumbangan pohon akan menimpa mematikan,
Sibuknya para kuli memikul beban,
Membuang dan meratakan tanah gumpalan,
Berkeringat sepuluh ribu rupiah perharian,
Otak dan perasaan tertutup kehidupan,
Dan dia berdinas,
Duduk dimeja ber ac,
Menghitung setoran bukan perpajakan,
Tersenyum di tumpukkan uang sementara alam merana dipedalaman,
(firanda(.......)Pontianak.10:05 PM. 19 Oktober 2010)
Kamis, 21 Oktober 2010
"Raung Buldozer"
Diposting oleh
Voice Of Borneo
di
01.46
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
0 komentar:
Posting Komentar