Minggu, 31 Oktober 2010

"Surat untuk Merapi,

Firanda Anda pada 30 Oktober 2010 jam 13:09.

Wahai merapi,
Kini hatiku gelisah,
Perasaanku sungguh resah,
Jiwaku dirundung kesedihan,


Batukmu,
Apa Marahmu,
Membuat Bencana,
Menyebabkan kematian,
Mengakibatkan kerusakkan,
Dan air mata mereka berjatuhan,
Teriak kepiluan menggetarkan telinga,
Tercabik rasa mendengar sauadaraku kehilangan,


Aku hamba yang da'if,
Menghendaki engkau berdiam,
Berhentilah dengan tenang,
Aku dan dirimu sama,
Kita kepunyaanNYa,

Dia Maha Pengasih Penyayang,

(firanda(....)Pontianak. 12;57 PM. 3o Oktober 2010)

0 komentar:

Posting Komentar