Firanda Anda pada 14 Oktober 2010 jam 21:46.
Negeri ini berkain merah,
Kibaran warna putih telah lapuk,
Mendung selalu menyelumit langit,
Dan air mata sudah biasa membasahi tanah,
Bukalah matamu,
Setiap langkah ada kesedihan,
Telinga selalu mendengar ratapan,
Lubang kuburan mengisi setiap harian,
kota dan desa tak ubahnya sama,
Kehidupan sosial tertindas akan merata,
Disini garuda hanya gambar kaos bukan bukan isi kepala,
Robeknya berdera di halaman rumah tanda duka menangisi nasib persada,
(firanda(...)Pontianak. 9:44 PM. 14 Oktober 2010)
Kamis, 21 Oktober 2010
"Robeknya Berderaku"
Diposting oleh
Voice Of Borneo
di
02.23
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
0 komentar:
Posting Komentar