Firanda Anda pada 29 Oktober 2010 jam 11:26
Inilah bahasa duka,
Tetes air mata manusia,
Jatuh tubuh sedih dibumi persada,
Rataban anak bangsa dicoba bencana,
Tangisan ini bukan milik mereka,
Tersayat perasaan hampir dipenjuru nusantara,
Mata tak lepas mencari kabar tentang saudara disana,
Tidak hanya do;a, Namun sedikit rezeki tanda kasih sayang hamba,
Banyak anak kecil menangis,
Orang tua meneteskan mutiara,
Gemetar tubuh mereka menyaksikan jasad terbaring,
Ratusan orang tertidur berkalang tanah sisa cemas siang,
Para penguasa negeri,
Sekian lagi terlambat menyelamatkan,
Kecewa kami mengapa musti ada korban,
Saat alam sudah tidak perduli akan kehidupan,
Dan disini,
Kutulis kata kesedihan,
Luka hati terasa sangat dalam,
Ketika pertolongan lambat dibahasakan,
(firanda(....)Pontianak. 9:34 AM. 29 Oktober 2010)
Minggu, 31 Oktober 2010
"Mentawai sampai Merapi"
Diposting oleh
Voice Of Borneo
di
00.04
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
0 komentar:
Posting Komentar