oleh Firanda Anda pada 06 Oktober 2010 jam 22:47
Dia sekumtum bunga yang mekar saat pagi ketika surya terbit membawa angin kesejukkan, begitu indah warna kelopak bunga yang menawan, diantara kelopaknya masih tersisa embun pagi bagaikan mutiara, berkilau saat tertimpa cahaya, matanya berbinar menyaksikan keadaan di sekelilingnya, bermacam rasa mengaduk fikiran dan perasaan.
Diperhatikannya pemandangan yang tersaji di hadapannya, penuh warna warni, antara terang dan gelap, semua menimbulkan minat yang tak terlukiskan, dia hanya membisu diam, terkadang sekali-kali menoleh kekanan dan kekiri, memandang untuk memuaskan perasaan, mengetahui hakekat yang di pandang.
Setelah terpuaskan pandangannya, berfikirlah ia serta member nama kemudian mereka-reka apa sebenarnya, bertanya ia dalam hati, diamati setiap gerak, setiap kata, setiap perubahan yang terjadi berdasarkan waktu, kondisi alam, keadaan cuaca, Memuaskan rasa ingin tahu, Si bunga masih mengamati dan terus berfikir.
Matahari kemudian menampakkan jati dirinya, panas cahaya mampu membakar tanah, daun, ranting, pohon. Tahulah dia cahaya ini yang telah memberi kehidupan bisa juga menyebabkan kematian, terlihat disekelilingnya merasakan kegerahan, kegelisahan dengan cara serta rupa yang berbeda, aku tahu setengah saja, tidak semuanya, masih ada rahasia, masih banyak tersembunyi, terus saja si bunga memperhatikan dan mendengar.
Kala senja akan tiba, Si bunga tersenyum riang, kini dia tahu kehidupan saat dia telah merasakan begitu indah dan nyata kehidupan ini, aku dengan rasa suka cita, penuh gairah tiada tara, mekarnya akan dikuncupkan untuk menikmati malam penuh kenangan, mimpi-mimpi panjang, harapan dan cita-cita, semoga saja hari pertama mekar membuat mekar esok penuh makna, sebagaimana mestinya makna.
Kisah sang dara…17 tahun menyentuh rasa…merasakan nikmatnya dunia……
(Firanda(……)Pontianak. 10:36 PM. 6 Oktober 2010)
Jumat, 22 Oktober 2010
"Kisah Sang Dara"
Diposting oleh
Voice Of Borneo
di
03.56
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
0 komentar:
Posting Komentar