oleh Firanda Anda pada 22 November 2010 jam 21:26
Kutulis kata untukmu,
Tintanya bercahaya bulan,
Kertas dari hamparan awan,
Kuhias pinggir berenda bintang,
lihatlah kala sedih,
Bacalah dengan hati yang perih,
Hayati bait-baitnya dengan bahasa jiwa,
Ketika qolbu bergetar maka itulah sebuah kerinduan,
Simpanlah surat ini,
Mengharapkan engkau mengerti,
Tidak semua rasa dapat diungkap logika,
Sebagian tersisa untuk renungan mengasah asa,
(firanda(....)Pontianak. 8:23 PM. 22 November 2010)
0 komentar:
Posting Komentar