oleh Firanda Anda pada 01 Desember 2010 jam 0:00
Saat lampu menghias kota,
Malam diterangi bohlam jalan,
Satu meja bersama kami mereguk minuman,
Pesta para bujang mengawali derai siraman hujan,
Disela-sela pembicaraan,
Tersenyum dia berlesung pipi merawan,
Di arah jam 3 pandangan memukau keindahan,
Karya tuhan yang tak mampu menggoyang kesetiaan,
Habis sudah pertemuan,
Tinggallah canda dan tawa,
Cerita tentang segala bentuk kehidupan,
Dibawah guyuran hujan kami semua pulang,
(firanda(.....)Pontianak. 11:21 PM. 30 November 2010)
0 komentar:
Posting Komentar