oleh Firanda Anda pada 20 November 2010 jam 17:44
Siang telah menjelang,
Sebentar lagi malam minggu,
Sementara rasa hati bertebar rindu,
Getar-getar mulai menabuh di dalam qolbu,
Maafkan aku wahai matahari,
Saat ini aku terlalu sulit untuk menyapamu,
Maafkan wahai rembulan yang bersinar malam,
Nanti malam aku tak lagi tersenyum kepadamu bulan,
Maaf aku tujukan kepada hamparan bintang gemintang dikegelapan,
Seperti biasa engkau bukan tempat tautan hati serta perasaan,
Satu bintang, Bintang Timurku,
Menanti engkau dikegelapan alam,
Sinarilah mata ini yang berjatuhan mutiara,
Kutunggu engkau di puncak gunung cinta adinda,
(firanda(.....)Pontianak> 12:49 PM. 20 November 2010)
0 komentar:
Posting Komentar