oleh Firanda Anda pada 01 Desember 2010 jam 23:17
Mengapa kau harus meneteskan air mata,
Lukakah perasaan sebegitu dalam mengoyak jiwa,
Sehingga tak ada lagi kata-kata yang bisa mewakilinya,
Kepedihan mengakibatkan neraka dunia yang dialami menghapus bahasa,
Masih juga air mata untuk dia,
Pria yang telah menyakitimu tanpa rasa,
Tak bisakah bedakan benar dan salah sebuah cinta,
Atau engkau mengasihi dan menyayangi dengan gelap mata,
Hitunglah tiap bendehara kata,
Lihatlah jumlah prilaku menyakitkan asa,
Masihkah bertahan kala dia terus menyakitkan,
Hapuslah air mata kerinduan gantlah air mata penyesalan,
Hidup adalah pilihan, pilihlah jalan kebenaran,
(Firanda(....)Pontianak. 10:01 PM. 1 Desember 2010)
0 komentar:
Posting Komentar