Firanda Anda pada 08 November 2010 jam 12:52.
Kini aku tidak bersedih tapi berduka,
Dimana kaki berpijak akan ada bencana,
Kenestapaan yang disebut hilangnya kemanusiaan,
Kerakusan menyeret manusia menjadi abdi uang dan kekuasaan,
Merapi dan mentawai,
Bencana oleh alam raya,
Ulah kita tanpa terasa oleh mata,
Bukan mencari salah tapi sebuah kebaikan,
Dan disemata,
Sambas tergoncang imoralitas,
Setitik tuba rusak susu sebelangga,
Kita tak bisa membiarkan prilaku nista,
Rusaknya tatanan sosial budaya disana,
Bersama harusnya mencabut gulma kehidupan kita,
(firanda(.....)Pontianak. 8:58 PM. 07 November 2010)
Jumat, 12 November 2010
"Mencabut Gulma"
Diposting oleh
Voice Of Borneo
di
09.28
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
0 komentar:
Posting Komentar